Mengenal sosok sebenar Drs. H. Said Hasyim di mata masyarakat Meranti.

Sebagai putera asli dari Kota Sagu yang kini tengah menghabiskan masa bakti sebagai wakil bupati Kepulauan Meranti, sosok Said Hasyim dikenal begitu akrab dan kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat Kepulauan Meranti.

Pekerja keras, berintegritas, disiplin serta transparan dalam melaksanakan tugas-tugasnya ini juga dinilai sebagai sosok yang religius, santun, sabar serta penyayang, terlebih pada para generasi muda Meranti.

Dibalik sosoknya yang begitu karib pada masyarakat, Said Hasyim merupakan sosok yang begitu mencintai keluarga. Selain itu ia juga mendapatkan dukungan penuh dari keluarga untuk penunaian setiap amanah yang diemban. Istrinya, H. Syamsiar, S.E adalah salah satu dari support terbesar yang dimiliki seorang Said Hasyim. Selalu menemani suami bertugas, Syamsiar menyebutkan bahwa menjaga kesehatan sang suami juga menjadi prioritas utama agar Said Hasyim bisa tetap prima dalam menjalankan kesibukan hariannya.

Ada rahasia di balik tampilan sosok Said Hasyim yang selalu prima dalam setiap aktivitasnya.

1. Menjaga fisik.
Olahraga adalah rutinitas yang tak ditinggalkan hampir setiap pagi, sejak usia muda sampai hari ini. Istri beliau menuturkan, “Bapak hampir tak punya penyakit yang serius kata dokter, sebulan sekali rutin general chekup”.

2. Menjaga makanan.
Sekeluarga Said Hasyim sangat menyenangi ikan, dan menghindari makanan instan dan modern. Masakan bersantan, daging berlemak amat jarang mengisi meja makan mereka. Atau makanan terlalu pedas, kue-kue banyak gula dan pemanis juga kurang suka.

3. Mengkonsumsi makanan sunnah.
Jarang kita temukan kebanyakan para pejabat mengkonsumsi rutin makanan sunnah anjuran Nabi Saw. Bagi Said Hasyim, habbatussauda, madu dan minyak zaitun itu menjadi menu suplemen wajib. Kemana beliau berjalan bekal suplemen itu tidak pernah ditinggalkan. Berbekam 120 hari sekali, rutin dikerjakan.

4. Menjaga maknawiyah spiritualnya.

Teman yang dibawanya bila bepergian jauh adalah Al Qur’an selalu di dalam saku tasnya. Di mana dia berada di luar daerah yang pernah dikunjungi sebelumnya beliau selalu hafal di mana mesjid berada. Sesibuk apapun bila azan sudah berkumandang maka tak ada menundanya lagi selalu bergegas menuju mesjid.
Puasa senin kamis, menjadi amaliyah pekanan rutinnya. Bahkan bisa kita lihat semua giginya masih utuh dan asli semua. Ini beberapa yg dikerjakannya dan kami menyaksikannya.

5. Menjaga sosial dan kedermawanannya.

Gaji dan tunjangannya selama menjabat banyak digunakan untuk masyarakat, mulai terbit matahari di pagi hari sampai malam hari.